5 Destinasi Wisata Virtual Uni Eropa

5 Destinasi Wisata Virtual Uni Eropa

31 December, 2021

Sebagaimana banyak hal di dunia ini sekarang, bepergian menjadi halangan tersendiri. Karena itu, mungkin sensasi jalan-jalan virtual layak menjadi opsi. di YouTube, terdapat berbagai kanal yang menampilkan video beresolusi 4K berjenis walking tour, yaitu memperlihatkan pemandangan sekeliling di suatu tempat dari sudut pandang kamera yang dipegang seseorang tanpa narasi seperti halnya vlog.

Atau, bila ingin “tur” dengan penjelasan sejarah dari suatu tempat dengan sentuhan lokal, cobalah opsi dari Visit World Heritage, sebuah website dari UNESCO World Heritage yang menampilkan keindahan dan sejarah tempat-tempat tersebut, plus terdapat rekomendasi dari komunitas setempat.

Berikut Tatler Indonesia hadirkan 5 rekomendasi destinasi World Heritage Sites (dari total 350 destinasi). Hal yang pasti, kami pilihkan destinasi yang tidak umum tapi menyimpan keindahan tersendiri. Hidden gems, for sure!

by Ayu Dewanti

 

Kromeriz, Ceko

Ada apa di sana?

Taman dan Kastil.

 

Apa yang menarik?

Terdapat dua taman yaitu Castle Garden dan Flower Garden yang saking indahnya, banyak seniman Eropa zaman dahulu yang mendapat inspirasi dari sana. Ada juga kastil Kromeriz yang semenjak tahun 1777 menjadi tempat tinggal uskup agung Olomouc.

 

Rekomendasi orang lokal

Bila ingin merasakan kembali ke masa lalu, cobalah datang ketika Hortus Magicus Festival diselenggarakan. Dalam festival yang berlangsung dua hari itu, pengunjung bisa memakai pakaian tradisional, belajar merangkai bunga, dan melihat penampilan seni tradisional dan kembang api.

 

Vilnius, Lituania

Ada apa di sana?

Kota tua.

Apa yang menarik?

Cobalah berkeliling dengan balon udara di Vilnius, ibukota negara Lituania, dan nikmati pemandangan berupa berbagai bangunan berarsitektur gotik, renaisans, barok, dan klasik.

Rekomendasi orang lokal

Datanglah di masa selain musim dingin. Pada pekan pertama bulan Mei terdapat Kaziukas Fair yang menampilkan tari dan kuliner tradisional. Juga jangan lewatkan International Folklore Festival Skamba Skamba Kankliai pada bulan Mei, sebagai salah satu yang tersisa dari festival musik tradisi otentik di Eropa.

 

 

Nessebar, Bulgaria

Ada apa di sana?

Kota kuno.

Apa yang menarik?

Dulunya, daerah ini adalah penghubung laut hitam dan berada di kekuasan Yunani. Sebagai kota perdagangan, tak heran bila koin sebagai alat tukar pembayaran pertama kali muncul di sini. Sekarang, Nessebar menjelma menjadi tempat wisata yang unik, dengan berbagai labirin jalan berbatunya dan reruntuhan bangunan dinding bergaya Romawi, abad pertengahan, dan Bizantium.

Rekomendasi orang lokal

Datanglah pada musim gugur untuk menghadiri Autumn Passages Festival for Fish and Arts. Terdapat berbagai pertunjukan seni tradisi dan tentu saja makanan yang enak-enak!

 

 

Wieliczka dan Bochnia, Polandia

Ada apa di sana?

Bekas tambang garam.

Apa yang menarik?

Wieliczka dan Bochnia adalah dua tambang garam legendaris Polandia yang berjarak 30 km satu sama lain. Termasuk sebuah kastil di Wieliczka, ketiga hal tersebut menjadi bagian dari Royal Salt Mines. Tambang Wieliczka adalah satu-satunya tambang yang tak pernah berhenti beroperasi selama 700 tahun. Kedalaman penggaliannya mencapai 327 meter, dengan 2.350 ruangan. Sementara itu kastil Saltwork di Wieliczka, yang tentunya berada di permukaan tanah, dulunya berfungsi sebagai kantor manajemen. Untuk tambang Bochnia, terdapat keunikan karena terdapat jalur kereta bawah tanah satu-satunya di dunia yang melewati kapel.

Rekomendasi orang lokal

Ada bagian di tambang Wieliczka yang dialihfungsikan menjadi resor. Cobalah menginap, karena konon udara di sana bersih dari penyebab alergi dan bakteri, serta dipenuhi oleh zat gizi mikro yang bermanfaat bagi tubuh.

 

San Gimignano, Italia

Ada apa di sana?

Kota tua.

Apa yang menarik?

Sepanjang mata memandang, di sana akan terlihat menara yang sudah ada semenjak abad ke-11. Pada zaman dahulu, menara adalah lambang kekayaan seseorang. Ada juga perkebunan anggur di perbukitan.

 

Rekomendasi orang lokal

Hiking dengan rute Via Francigena dari San Gimignano menuju Monteriggioni untuk melihat kolam berendam yang sudah ada semenjak zaman Etruria-Romawi.