November 05, 2020

5 Fakta Daging Domba Australia Yang Belum Diketahui Banyak Masyarakat

Sebagian besar masyarakat Indonesia mengkonsumsi daging seperti daging ayam, sapi, dan kambing untuk memenuhi asupan protein setiap harinya. Namun, tidak banyak orang mengetahui bahwa daging domba memiliki nutrisi dan berbagai manfaat lainnya yang bisa disandingkan dengan daging pilihan pada umumnya. Selain texturenya yang empuk, daging domba menjadi sumber vitamin dan protein terbaik serta kaya akan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. Didorong semangat untuk memperkenalkan kebaikan daging domba, Meat & Livestock Australia (MLA) menjalankan kampanye #Lambassador untuk mengedukasi masyarakat betapa pentingnya memasukan daging domba Australia yang berkualitas dan bagaimana cara menikmatinya. Berikut adalah 5 fakta mengenai daging domba dikutip dari fact sheet Meat & Livestock Australia.

by Hesikios Kevin

Image by MLA

 

1/5 Diternak di Padang Rumput Alami

Image by albomadventures.com

Untuk memperoleh daging domba dengan kualitas tinggi, tempat menjadi salah satu faktor yang berpengaruh pada kesehatan dan gizi domba yang akan diternak. Di Australia, padang-padang rumput alami di berbagai iklim menjadi tempat yang terbaik untuk memelihara dan merawat domba; mulai dari pedalaman yang kering dan semi-kering, hingga daerah curah hujan tinggi di New South Wales, Victoria, Australia Selatan, dan Tasmania, maupun daerah barat daya Australia Barat. Selain itu faktor makanan domba alami seperti rumput dan biji-bijian juga berpengaruh pada kualitas daging yang dihasilkan. 

2/5 Memenuhi Standar Keamanan yang Ketat

Image by u_rt5bpvly from Pixabay

Untuk mendapatkan daging merah dan segar, semua produk daging Australia termasuk daging domba telah melewati sistem produksi dan standar keamanan pangan yang ketat untuk memastikan kualitas daging tetap baik dan sehat. Australia menggunakan sistem Identifikasi Ternak Nasional (NLIS), yang didapatkan dengan melacak dan menganalisis domba untuk keamanan hayati, keamanan pangan, integritas produk, dan akses pasar. Inilah alasan mengapa produk daging Australia memiliki warna daging yang segar serta tekstur yang berkualitas tinggi.

 

3/5 Dikemas Menggunakan Sistem Vakum

Image by Anneliese Gruenwald-Maerkl

Setelah melalui berbagai quality control, pengemasan menjadi penentu apakah kualitas daging yang nantinya akan diterima tetap dalam keadaan yang baik ataupun menurun. Produk daging Australia dikemas menggunakan sistem vakum sehingga kualitas kesegaran tetap terjaga dan membuat umur penyimpanan menjadi lebih lama. Tidak hanya itu, pengontrolan suhu daging pun dijaga dengan sangat ketat untuk mencegah pertumbuhan bakteri selama proses pengiriman. Dengan proses pengemasan yang sangat baik ini membuat daging domba Australia mampu bertahan sampai dengan 12 minggu dalam kondisi penyimpanan yang optimal.

 

4/5 Sumber Protein Berkualitas

Image by MLA

Daging domba Australia yang bertekstur empuk dan memiliki rasa yang enak ini memiliki sejumlah protein, vitamin, dan mineral yang tinggi untuk memenuhi kebutuhan tubuh setiap harinya. Daging domba merupakan sumber protein dan kaya akan vitamin A, B3, B6 dan B12. Tidak hanya itu, kandungan mineralnya juga meliputi zat besi, seng, fosfor dan kalsium. Dengan dagingnya yang lembut dan ringan, potongannya yang serbaguna, dan kualitas rasa daging yang tinggi membuatnya cocok untuk menjadi daging utama di setiap masakan, khususnya masakan Indonesia.

 

5/5 Telah Mendapatkan Sertifikat Halal

Image by Shutter Stock

Semua produk daging Australia yang meliputi daging sapi, domba, dan daging-daging lainnya telah mendapatkan sertifikasi halal dari MUI. Inilah yang membuat daging domba Australia lebih mudah diakses untuk semua orang yang ingin menikmati cita rasa daging kualitas premium tersebut. 

 

Share :