August 12, 2020

5 Rekomendasi Brand Fashion Lokal Ramah Lingkungan

Dalam beberapa tahun belakangan ini, para pegiat mode dan brand fashion berlomba-lomba untuk menciptakan koleksi pakaian yang ramah lingkungan. Seperti lima brand lokal berikut yang konsisten mengurangi limbah pakaian untuk menjaga lingkungan.

by Diella Yasmin

Dalam kurun waktu belakangan ini, kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat dan eco-friendly semakin digemari. Berbagai ragam kampanye mengenai lingkungan yang berkelanjutan (sustainable fashion) sering kita temukan di berbagai platform media sosial.

Berbagai riset menyatakan bahwa industri mode merupakan kontributor kedua terbesar terhadap pencemaran lingkungan. Terutama karena material yang digunakan untuk membuat pakaian kita tidak ramah lingkungan.

Hal ini pun juga mendorong para pegiat mode dan fashion brand lokal dan internasional untuk mempraktikan dan menciptakan lingkungan yang berkelanjutan. Berikut 5 fashion brand lokal ramah lingkungan yang dapat kamu jadikan pilihan.

1/5 Sejauh Mata Memandang

SMM.png

Foto dok: Sejauh Mata Memandang

Label mode yang didirikan oleh Chitra Subyakto ini merupakan brand berkonsep slow fashion di mana setiap kainnya diproduksi oleh para pengrajin dari berbagai wilayah di Indonesia, yaitu Sumba, Bali dan Jawa. Setiap koleksi dari Sejauh Mata Memandang terlihat kasual dan timeless dengan berbagai motif bernuansa etnik. Selain mendukung pengrajin lokal, Sejauh juga kini turt aktif berpartisipasi untuk menghentikan penggunaan plastik melalui edukasi masyarakat yang digelarnya. Hal ini pun bukan pertama kalinya di lakukan oleh brand ini. Sebelumnya, SMM juga membuka sebuah instalasi di beberapa pusat perbelanjaan yang menampilkan berbagai kerusakan yang disebabkan oleh penyebaran plastik sekali pakai di laut.

2/5 Seratus Kapas

100.png

Foto dok: Seratus Kapas

Berfokus pada produksi pengolahan baju dengan teknik Sustainable Manufacturing, label ramah lingkungan Seratus Kapas menggunakan bahan raw cotton dan linen pada setiap koleksinya. Memadukan berbagai warna netral dan lembut yang dihasilkan dari pencelupan pewarna alami, proses produksinya juga menitik beratkan pada proses berkelanjutan yang didukung oleh para pengrajin lokal yang ahli dalam proses tradisional.

3/5 Sukkhacitta

sukkha.png

Foto dok: Sukkhacitta

Lahir dari sebuah kepedulian dalam memberdayakan pengrajin lokal di Indonesia, Sukkha Citta berfokus untuk meningkatkan kesejahteraan para pengrajin. Mengukuhkan komitmennya untuk menjaga lingkungan, brand lokal ini juga mengusung sebuah praktik ramah lingkungan lewat hashtag yang diciptakannya yaitu #MadeRight. Tidak hanya menggunakan teknik pewarnaan alami, setiap produk dari Sukkhacitta juga dibuat dari bahan-bahan ramah lingkungan seperti Tencel, linen dan raw cotton atau kapas mentah yang nyaman dipakai.

4/5 Lanivatti

Lanni.png

Foto dok: Lanivatti

Bagi pecinta dunia fotografi dan fashion tentu tidak asing lagi dengan label lokal ramah lingkungan yang didirikan oleh Nicoline Patricia ini. Memperkenalkan koleksinya pertama kali pada Januari 2020, koleksi dari label mode ini juga menggunakan bahan-bahan berkualitas dan serat natural hasil kerjasamanya dengan merek tekstil ramah lingkungan ternama, TENCEL™. Serat natural dari TENCEL™ tersebut juga memiliki natural thermal regulating mechanism, sehingga koleksi pakaiannya dapat memberikan kenyamanan ketika dikenakan di musim panas yang terik serta kehangatan pada pemakainya di suhu yang dingin. Tidak heran jika kini Lanivatti menjadi salah satu pilihan terbaik bagi para pecinta traveling aktif yang membutuhkan kenyamanan saat berpergian.

5/5 Kana Goods

kana.png

Foto dok: Kana Goods

Dikenal akan koleksi pakaiannya yang berwarna indigo, Kana Goods mengedepankan teknik celup dengan berbagai pewarnaan alami. Meski menggunakan warna batik yang konsisten, model dan motif dari koleksi pakaian yang tersedia sangatlah beragam, mulai dari motif daun, bunga ilalang, hingga model blouse, kimono, dress, bandana dan syal yang dikombinasikan dengan gaya urban yang modern. Ditujukan bagi anak muda dan orang tua, tampilan dengan konsep big-size dan sentuhan tradisional Kana Goods sukses menarik perhatian para pecinta mode berkelanjutan. Di sisi lain, Kana Goods juga pernah menyabet berbagai prestasi seperti “Merit Prize in Textiles Category” di INACRAFT AWARD 2017 dan showcase di Gelar Batik Nusantara padas 2017 lalu.

Share :