August 20, 2021

7 Fakta Menarik Lily Collins, Ambassador Baru Cartier Clash

Bagi para pecinta film, nama Lily Collins pastinya sudah tidak asing lagi didengar. Memulai kariernya sejak tahun 1987, aktris berdarah Inggris-Amerika ini telah membintangi berbagai film box offixe serta serial film ternama seperti “Mank”, “To the Bone”, “The Blind Side”, “Love, Rosie”, hingga “Emily in Paris” dan telah memenangkan berbagai penghargaan bergengsi selama kariernya.

Di balik sosoknya yang anggun, Lily Collins juga dikenal sebagai pribadi yang energetik dan multitalenta. Selain disibukkan dengan berbagai kegiatan syuting, dirinya juga kerap menghabiskan waktu untuk menulis dan berpartisipasi dalam kegiatan sosial. Untuk mengetahui lebih dalam mengenai dirinya, kami merangkum lima hal menarik, termasuk keterlibatan dirinya sebagai wajah baru dari brand perhiasan dan jam tangan mewah Cartier untuk lini [un]limited Jewellery Collection dan The Double C De Cartier Bag. Berikut ulasannya.

by Hesikios Kevin

 

Image by Cartier

 

Energetik dan Berjiwa Bebas

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Cartier Official (@cartier)

 

Dikenal akan perannya sebagai Emily dalam serial Netflix “Emily in Paris”, Lily Collins dikenal memiliki jiwa yang bebas dan energetik. Hal inilah yang membuat Cartier percaya bahwa sang aktris dapat mewujudkan dualitas kreatif dari koleksi terbatas mereka yaitu Clash [Un]limited dan neoklasikisme Perancis dari tas Double C de Cartier.

Pada pemotretan untuk kampanye brand mewah tersebut, Lily menampilkan karakternya yang playful dan elegan dalam balutan perhiasan berdesain edgy bermaterialkan emas putih dan batu onyx, berlian serta amethyst. Sisi dualitas sang aktris pun turut diperlihatkan ketika ia berpose mengenakan tas Double C de Cartier. Tidak hanya memperlihatkan sisi feminim, sang figur multitalenta juga terlihat bold ketika mengenakan tas dengan logo khas double “C” tersebut.

 

Memulai debut kariernya di usia 2 tahun

 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Lily Collins (@lilyjcollins)

 

Anak dari musisi Phil Collins ini memulai karier di dunia hiburan sejak berusia dua tahun dengan membintangi serial TV berjudul “Growing Pains” di BBC. Sejak saat itu, ia pun semakin mengukuhkan namanya di industri perfilman Hollywood dengan banyak membintangi film drama dan serial. Pada 2009, Lily mendapatkan peran yang cukup besar dalam film “The Blind Side” bersama dengan aktris senior, Sandra Bullock.

 

Memenangkan berbagai penghargaan

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Lily Collins (@lilyjcollins)

 

Sebagai salah satu aktris yang memiliki segudang bakat, baik di dunia modeling maupun jurnalistik, Lily juga dikenal dengan berbagai penghargaan yang ia raih sepanjang kariernya. Pada tahun 2016, perannya sebagai Marlan Mabrey dalam film “Rules Don’t Apply” membuatnya memenangkan nominasi Golden Globe pertama dalam kategori aktris terbaik dalam film musikal komedi. Sejak saat itu Lily mendapatkan tawaran peran di berbagai serial dan film terkenal seperti “Okja” dan “To the Bone”, film original Amazon “The Last” Tycoon, serta “Mank” karya David Fincher. Berkat perannya yang menakjubkan dalam seri Emily in Paris, aktris tersebut juga masuk ke dalam nominasi Golden Globe tahun ini.

 

Seorang Penulis Buku

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Lily Collins (@lilyjcollins)

Selain terjun ke dalam dunia akting Hollywood, Lily pun juga dikenal sebagai perempuan cerdas yang memiliki hobi menulis. Figur multitalenta tersebut diketahui pernah mengisi kolom untuk Elle Girl berjudul “New York Confidential,” dan juga menulis beberapa artikel untuk perusahaan media seperti Seventeen, Teen Vogue, dan Los Angeles Times. Pada tahun 2017, ia juga menerbitkan bukunya sendiri yang berjudul “Unfiltered: No Regrets, No Shame, Just me” yang menceritakan kisah hidupnya yang penuh tantangan, rahasia serta pengalaman yang membentuk karakter Lily hingga menjadi seperti saat ini.

 

Aktif di berbagai kegiatan sosial

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Lily Collins (@lilyjcollins)

Selain disibukkan dengan kegiatan syutingnya, Lily Collins juga selalu menyempatkan diri untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial. Sebagai salah satu aktris yang memiliki pengaruh besar di masyarakat, ia pun kerap meningkatkan kesadaran mengenai isu bullying. Kepedulian tersebut membuatnya menjadi Celebrity Ambassador untuk organisasi anti-bullying, Bystander Revolution. Sejak 2018, ia juga menjadi ambassador untuk organisasi non-profit, GO Campaign, yang berfokus meningkatkan perhatian serta bantuan dana untuk memperbaiki kehidupan anak yatim piatu dan anak-anak rentan di seluruh dunia.

 

Mahir Menggunakan Dua Dialek

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Lily Collins (@lilyjcollins)

Ketika berbicara mengenai dialek, hanya sedikit aktris yang bisa menggunakan dua dialek dalam bahasa yang sama. Salah satunya adalah Lily Collins. Setelah pindah ke Los Angeles, aktris yang lahir di Inggris dengan aksen Inggrisnya yang cukup kental kemudian mempelajari aksen Amerika untuk memudahkannya berkomunikasi sehari-hari. Itulah mengapa putri dari musisi Inggris Phil Collins dapat dengan mudah mengubah dialeknya ketika ia berperan sebagai Rosie Dunne di film “Love, Rosie” 

 

Bertunangan dengan Charlie McDowell

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Lily Collins (@lilyjcollins)

Walaupun kisah romansanya sempat dipenuhi dengan berbagai patah hati dan kesedihan, tahun 2020 lalu sang aktris akhirnya mengumumkan kabar baik mengenai percintaannya. Ia akhirnya bertunangan dengan Charlie McDowell, seorang penulis dan film director berkebangsaan Amerika yang sempat menjadi topik perbincangan dunia perfilman internasional melalui filmnya berjudul The One I Love. Pasangan tersebut telah menjalin cinta sejak pertemuan mereka di bulan Juli tahun 2019.  Menariknya, dalam wawancaranya di acara Live with Kelly and Ryan, sang aktris mengaku bahwa pertemuan pertama mereka membuatnya jatuh hati dan menginginkan Charlie untuk menjadi suaminya di kemudian hari.

Share :