December 12, 2020

Lia Panduwinata: Cinta dan Dedikasi Dalam Meraih Kesuksesan

Notaris dan kebaya kolektor, Lia Panduwinata berbagi kisah mengenai perjalanan karirnya di bidang hukum, kecintaannya terhadap pendidikan dan kebaya.

by Mobiliari Team

 

Lia Panduwinata memiliki semua yang diimpikan kebanyakkan para wanita. Sukses menjadi sorang notaris, ibu dari tujuh orang buah hati yang akrab disapa Lia ini baru saja menyelesaikan pendidikan doktornya di bidang hukum dengan hasil yang memuaskan.

Ketekunan serta kesabarannya dalam memaknai arti penting pendidikan membuat wanita kelahiran Bogor, 25 Mei ini menjadi inspirasi bagi semua wanita untuk tak gentar mengejar impian.

“Saya ingin menjadi inspirasi bagi semua wanita bahwa tidak ada kata terlambat untuk mengejar semua keinginan dan impian kita.”

Baginya, kesuksesan tidak hanya didapatkan atas kerja keras saja, tetapi didukung oleh cinta kasih dari keluarga.

“Perjalanan ini tentu tidak mudah dan ada banyak rintangan yang saya hadapi. Namun, saya tidak akan bisa sampai di sini tanpa dukungan keluarga dan suami saya. Mereka adalah sumber kekuatan bagi saya.”

 

 

Pada wawancara eksklusif kami, Lia mengatakan bahwa ia pertama kali belajar menjadi seorang sekretaris sebelum menempuh pendidikan hukum dan menjadi notaris.

Setelah menikah dengan Boyke Panduwinata, Lia berinisiatif melanjutkan kuliah untuk menjadi seorang notaris karena terinspirasi oleh pekerjaan suami yang sering menggunakan notaris dalam melakukan kontrak perjanjian bisnisnya.

“Pengalaman yang saya jalani sangatlah unik. Setelah saya menyelesaikan kuliah notaris, ternyata ada peraturan bahwa seorang notaris tidak diperkenankan membuat akta untuk suami dan keluarganya,” ujar Lia sambil tertawa kecil.

Selain ingin mendukung karier sang suami, Lia juga mengatakan bahwa ia ingin menjadi notaris demi mendukung masa depan buah hatinya.

“Saya ingin anak-anak saya memiliki masa depan yang aman. Selain itu, saya menginginkan mereka untuk melihat bahwa ibu mereka bekerja kerasa untuk bisa berada di titik seperti sekarang ini. Oleh karena itu, saya ingin menjadi contoh bahwa untuk mewujudkan kesuksesan, diperlukan ketekunan dan kerja keras.”

Kesuksesan yang diraih Lia dalam profesi pastinya membutuhkan proses yang tidak sebentar. Ia berhasil memberikan waktu, tenaga dan fokus untuk melewati proses yang harus dihadapi dengan kerja keras.

Perempuan yang hobi membaca ini percaya kesuksesan dapat diraih dengan optimisme dan kepercayaan yang mengarah pada pencapaian target yang diinginkan. Selain itu, ia juga berusaha menghindari menunda-nunda pekerjaan.

“Ketika anak-anak saya bertumbuh, mereka sering bertanya mengapa saya menghabiskan begitu banyak waktu untuk belajar. Saya mencoba yang terbaik untuk membuat mereka mengerti dan sekarang setelah mereka dewasa, mereka mengetahui apa alasannya,” ujarnya.

 

Selain menjalani profesi sebagai seorang notaris sukses, Lia juga memiliki kecintaan yang mendalam terhadap pakaian tradisional kebaya. Sebagai seorang kolektor, koleksi kebayanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Baginya, setiap kebaya dari berbagai daerah tersebut memiliki sejarah dan keunikannya masing-masing.

Dalam berbagai kesempatan, Lia kerap terlihat anggun dalam balutan kebaya tradisional. Ia mengatakan bahwa keindahan pakaian tradisional tersebut membuatnya merasa percaya diri ketika mengenakannya.

“Bagi saya kebaya lebih dari sepotong baju, tetapi juga warisan budaya Indonesia yang harus dilestarikan. Selain kaya akan sejarah, kebaya juga merupakan cerminan keindahan dan kecantikan wanita Indonesia.”

Kini, selain mengurus keluarga, berkarir dan mendedikasikan diri untuk pendidikan, Lia berencana merilis buku pertamanya mengenai hukum kontrak bisnis waralaba untuk meinginformasikan rekan-rekan yang melalukan bisnis waralaba.

Lia juga mengatakan bahwa buku yang ia tulis ini akan membantu rekan-rekannya dalam memahami peraturan-peraturan penting sebelum menandatangani kontrak.

Ketika ditanya apakah ia puas dengan prestasinya selama ini, Lia mengatakan bahwa masih ada perjalanan panjang yang ingin ia tempuh.

“Saya tidak tahu apakah saya sudah meraih kesuksesan,” ujarnya. “Namun, saya bersyukur pada Tuhan dan tentunya  bangga dengan pencapaian diri saya selama ini. Hal tersebut tentunya berkat keluarga tercinta yang selalu menyemangati dan mendukung,” tutup Lia tersenyum.

Share :