June 17, 2020

Maksimalkan Pola Hidup Sehat dengan Jumlah Jam Tidur yang Ideal

Salah satu kebahagiaan seseorang bisa dilihat dari bagaimana cara dia beristirahat. Sayangnya banyak aktivitas menyenangkan kita seperti hangout, sosialita, dilakukan saat malam hari, bahkan sampai hari berganti. Tak jarang banyak orang secara tak langsung ‘dipaksa’ agar bisa tetap terjaga. Padahal, tidur yang cukup dan ideal merupakan salah satu penunjang paling penting dalam gaya hidup sehat.

by Hesikios Kevin

Image by Claudio_Scott from Pixabay

Pentingnya Tidur Teratur

Tidur adalah salah satu aktivitas penting untuk mengistirahatkan tubuh anda dan mempertahankan kesehatan fisik anda. Jam tidur yang berantakan tidak hanya mempengaruhi kualitas tidur, namun juga bisa memberikan dampak negative ketubuh. Salah satu contohnya adalah perubahan cara tubuh dalam mengatur glukosa yang bisa berujung ke resistensi insulin (pre-diabetes).

Tidak hanya itu saja, kekurangan tidur juga bisa membuat nafsu makan anda tidak terkendali. Hal ini bisa menenggelamkan anda kedalam kegemukan berlebih atau obesitas. Tentunya ini merupakan musuh utama anda yang ingin tampil langsing dan proporsional, bukan?  Rekomendasi Waktu Tidur Ideal Bagaimana cara anda mengetahui waktu yang cukup dan ideal untuk tidur? Sebuah riset yang diteliti dan dilakukan oleh The National Sleep Foundation mengidentifikasikan jumlah waktu ideal untuk tidur, yang telah disusun berdasarkan spesifikasi umur. Tabel berikut merupakan rekomendasi tidur yang sudah diperbaharui.

Faktor yang Mempengaruhi Waktu Tidur
Tentunya table diatas mempresentasikan waktu tidur yang ideal. Namun, perlu diketahui bahwa ada berbagai faktor lain yang bisa mempengaruhi waktu dan kualitas tidur anda.

Image by Fernando Zamora from Pixabay

  1. Kehamilan.
    Pada saat hamil muda, ada kondisi perubahan tubuh dimana tubuh membutuhkan waktu tidur yang lebih lama.
  2. Pertambahan Usia.
    Tabel diatas menunjukkan bahwa baik Dewasa Muda sampai Manula memiliki waktu tidur yang kurang lebih sama. Namun semakin ada bertambah usia, ada kecenderungan terhadap perubahan pola tidur anda. Sebagai contoh, anda tidak jarang melihat manula sering tidur siang. Itu bukan berarti para manula kekurangan tidur. Orang tua cenderung mengalami sindrom fase tidur dimana ritme jam tidur mereka sudah terganggu.
  3. Kondisi tidur sebelumnya.
    Kebutuhan tidur anda akan bertambah apabila sebelumnya anda mengalami gangguan tidur. Melakukan aktivitas tambahan di waktu tidur, seperti begadang, juga akan menambah kebutuhan tidur anda.
  4. Kualitas tidur.
    Kualitas tidur yang baik adalah tidur yang tidak terganggu. Apabila anda sering terganggu, maka itu tidak hanya mempengaruhi kualitas tidur anda saja namun juga mempengaruhi performa anda di siang hari juga. Penelitian menunjukan beberapa orang yang mengaku beristirahat dengan tidur beberapa jam saja pada malam hari, menunjukan performa aktivitas yang kurang baik dibandingkan orang yang tidur sekitar 7 jam saat malam hari.
  5. Gender
    Faktor lainnya yang mempengaruhi waktu tidur pun juga berbeda untuk pria dan wanita. Untuk pria, gangguan tidur akan semakin bermasalah seiring dengan pertambahan usia. Wanita memiliki pola tidur yang stabil kecuali dia hamil atau sudah mendekati masa menopause.
Share :