Melirik 4 Penyelenggaraan Pameran Seni di Kala Pandemi

Melirik 4 Penyelenggaraan Pameran Seni di Kala Pandemi

15 November, 2020

Pandemi COVID-19 membuat banyak sekali penyelenggara event membatalkan event yang seyogyanya dilaksanakan pada tahun 2020. Akan tetapi, beberapa penyelenggara tidak kehabisan akal untuk tetap menyelenggarakan event mereka dengan cara mengalihkannya menjadi virtual event. Salah satu event yang dialihkan menjadi perhelatan virtual di tahun 2020 adalah art exhibitions. Alih-alih mengapresiasi karya seni secara langsung, di tahun ini, para penikmat seni disuguhkan banyak sekali virtual art exhibitions yang dapat mereka sambangi melalui layar gadget mereka.

Berikut beberapa art exhibitions yang diselenggarakan di tahun ini yang telah kami himpun.

by Aditya N.

1/5 “Atraxia” by MayinArt

 

View this post on Instagram

 

A post shared by MayinArt (@mayinart)

Diadakan di Jogja Gallery dari tanggal 28 Oktober sampai dengan 7 November, Ataraxia menampilkan 65 instalasi seni dari beberapa seniman dari seluruh Asia Tenggara, termasuk 32 seniman asal Indonesia seperti di antaranya Nasirun, Sri Pramono, Irwanto Lentho, Januri, AT Sitompul, Irwan Sukendra, Sriyadi Srinthil, Fery Eka Chandra, dan Uswarman. “Kami sangat senang dapat menawarkan karya terbaru dari seniman kami di platform baru kami. Acara ini juga menjadi titik balik untuk para seniman, khususnya di Indonesia, dengan memberi mereka harapan baru dan energi setelah berbulan-bulan terdampak COVID -19. Platform kami juga memungkinkan para kolektor dan penikmat seni untuk merasakan pameran seni yang hampir tidak pernah ada sebelumnya. Di MayinArt, kami mendukung komunitas seni Indonesia dan berharap dapat memberikan dorongan bagi para seniman untuk terus menghidupkan semangat mereka dalam melalui krisis ini,” ujar Krish Datta, pendiri MayinArt. MayinArt memasang acara 3D virtual paralel “Ataraxia” di platform online mereka. Penikmat dan kolektor seni dapat melihat setiap karya para seniman pada platform ini secara langsung. Pameran maya tersebut bertujuan untuk memberikan nilai tambah bagi seniman untuk menampilkan karya mereka, tanpa mengindahkan keterbatasan fisik dikenakan adanya pandemi.

 

#MuseumFromHome by Museum MACAN

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Museum MACAN (@museummacan)

Semenjak ditutupnya Museum MACAN untuk sementara demi mengikuti anjuran dalam menghadapi pandemi, penikmat seni dapat menikmati berbagai eksibisi dan tur virtual di Museum MACAN dari rumah masing-masing. #MuseumFromHome sendiri merupakan gerakan global yang diikuti oleh berbagai museum di seluruh dunia.

 

OPPO Art Jakarta Virtual

Diadakan dari 19 Oktober sampai dengan 15 Desember, OPPO Art Jakarta Virtual 2020 didukung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Pameran virtual ini dibawahi oleh Fair Director Tom Tandio dan Fair Director and Artistic Director Enin Supriyanto.

 

East Java Art Harmony Online Exhibition 2020

Image by cakdurasim.com

Pameran seni oleh Taman Budaya Jawa Timur ini dibuka pada tanggal 27 Oktober dan disiarkan secara livestream di kanal-kanal media sosial seperti Twitter, Facebook, Instagram, maupun YouTube. Terdapat 83 seniman dari seluruh Jawa Timur yang mengikuti pameran seni ini.