July 20, 2020

Hati-hati! Inilah 7 Tanda Kamu Kelebihan Minum Air

Air merupakan salah satu kebutuhan pokok yang dibutuhkan tubuh setiap harinya. Meminum air yang cukup mampu menjaga fungsi tubuh tetap normal dan menjaga keseimbangan cairan tubuh. Kekurangan cairan tubuh mampu mengakibatkan berbagai penyakit dan membuat organ tubuh menjadi terganggu, sama halnya ketika kita terlalu banyak mengkonsumsi air. Tubuh akan mengalami overhydrated dan mampu menyebabkan keracunan. Sangatlah penting untuk mengetahui gejala-gejala yang ditimbulkan ketika kita mengkonsumsi terlalu banyak air. Dikutip dari Insider.com, berikut adalah 8 tanda yang diperlihatkan tubuh ketika meminum terlalu banyak air.

by Hesikios Kevin

Image by skeeze from Pixabay

Secara tidak sadar meminum air, bahkan ketika Anda tidak haus.

Biarkan rasa haus yang alami menjadi tanda bahwa tubuh kekurangan cairan.  Beberapa ahli percaya bahwa banyak orang memenuhi kebutuhan air sehari-hari mereka dengan membiarkan rasa haus mereka memberitahu mereka kapan harus minum. Jadi jika Anda menenggak air walaupun Anda tidak haus, Anda bisa minum lebih dari yang dibutuhkan tubuh Anda.

Urin yang dikeluarkan terlihat sangat bening.

Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa air seni yang berwarna gelap bisa menjadi tanda dehidrasi, namun hal itu tidak berarti harus berusaha menghasilkan air seni yang benar-benar jernih sebagai tanda tubuh mendapat hidrasi yang cukup. Menurut Healthline, urin berwarna kuning pucat yang terlihat seperti limun menunjukkan tingkat hidrasi yang sehat. Di sisi lain, urin yang terlihat sangat bening mengindikasikan Anda terlalu banyak minum dan perlu mengurangi asupan air.

Sering bangun beberapa kali pada malam hari untuk buang air kecil.

Dilansir dari Medical News Today, normalnya seseorang akan membuang air kecil sekitar enam sampai tujuh kali dalam waktu 24 jam. Jika sampai buang air kecil lebih dari 10 kali sampai  terbangun di malam hari,  mungkin seseorang minum terlalu banyak air. Kondisi lain seperti infeksi saluran kemih, diabetes, masalah prostat, dan kelemahan dasar panggul juga dapat menyebabkan orang sering buang air kecil. Jadi apabila mulai terasa mengganggu kegiatan sehari-hari, berkonsultasilah dengan dokter jika melihat diri sendiri buang air kecil lebih banyak dari biasanya dalam jangka waktu yang cukup lama.

Beberapa bagian tubuh membengkak, mual, dan sakit kepala.

Salah satu tanda bahwa tubuh mengalami ketidakseimbangan elektrolit adalah adanya pembengkakan di tangan, kaki, atau bibir. Menurut Manual MSD, meminum terlalu banyak air dapat menyebabkan rendahnya kadar natrium di dalam darah yang mampu menyebabkan sel-sel tubuh membengkak karena menahan cairan. Dalam beberapa kasus, sel-sel di jaringan wajah  terlihat bengkak jika terlalu banyak meminum air. Mengalami mual dan sakit kepala yang berkepanjangan juga menjadi tanda akibat rendahnya kadar sodium di dalam darah.

Image by Thomas Malyska from Pixabay

Gemetaran dan merasakan otot-otot manjadi lemah.

Minum terlalu banyak air dapat menyebabkan kelemahan otot, kejang, atau kram, menurut Mayo Clinic. Gejala-gejala ini dapat muncul ketika natrium dalam darah Anda menjadi encer. Jika merasakan gemetaran atau rasa sakit pada lengan dan kaki Anda yang tampaknya tidak berhubungan dengan aktivitas fisik, itu bisa menjadi tanda bahwa Anda terlalu terhidrasi dan kekurangan elektrolit vital. Jika nyeri atau merasakan otot menjadi lemah dan bahkan tetap berlanjut setelah mengurangi asupan air, ada baiknya untuk memeriksakan diri ke dokter.

Sering Merasakan Kelelahan

Jika sudah merasa cukup tidur namun masih merasa kelelahan,  kelebihan cairan bisa menjadi salah satu penyebabnya. Dilansir dari Mayo Clinic, minum terlalu banyak air dapat mengakibatkan tubuh kehilangan energi, menimbulkan kantuk atau rasa lelah yang konstan karena adanya ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh. Cobalah mengurangi asupan air yang berlebihan untuk melihat apakah overhidrasi dapat menyebabkan kelelahan Anda.

Anda mengalami kebingungan atau disorientasi

Salah satu tanda overhidrasi atau keracunan air adalah perasaan kebingungan atau disorientasi. Ini terkait dengan adanya penurunan kadar elektrolit, seperti natrium dan sodium dalam tubuh. Dalam kasus-kasus ekstrim, meminum terlalu banyak air dapat menurunkan konsentrasi natrium dalam darah Anda dapat menyebabkan otak Anda membengkak dan ini sangat berbahaya. Jika mulai merasakan gejala seperti kebingungan, kejang, atau mulai kehilangan kesadaran,  segeralah meminta bantuan tenaga medis untuk mengecek tubuh Anda.

Image by Robin Higgins from Pixabay

 

Sumber: https://www.insider.com/am-i-drinking-too-much-water-2018-11#you-experience-confusion-or-disorientation-8

Share :