December 29, 2021

Lima Deretan Jam Tangan Dengan Dial Menawan

Dial M for murder. Because these watches have killer dials! Pada pembahasan kali ini, Mobiliari team akan membahas berbagai jam mewah dengan dial menawan yang sangat cocok dikenakan untuk menyambut tahun baru.


Bovet Fleurier 19Thirty Guilloché

Image by watchilove

 

Guilloche adalah sebuah teknik dekorasi ukir matematis yang unik, karena yang bergerak adalah bendanya, bukan mesin pengukirnya. Teknik yang telah ada semenjak zaman pertengahan ini pun hadir dengan pola unik yang khas. Sayangnya, tidak sembarang orang bisa mengaplikasikan teknik ini ke jam tangan. Maka tak heran bila arloji keluaran Bovet bertajuk Fleurier 19Thirty Guilloche yang menampilkan penampang guilloche pun hanya akan hadir sebanyak 60 buah saja di dunia. Dibalut dengan stainless steel case seluas 42 mm, jam tangan ini hadir dengan warna pirus.

 

Chanel Boyfriend Electro

Image by thewatchpages.com

 

Siapa bilang Chanel tidak bisa hadir dengan tampilan desain yang seru? Untuk seri terbarunya yang bertajuk Boyfriend Electro, rumah mode Prancis ini menampilkan kombinasi desain dari berbagai koleksi mereka, yaitu J12, Premiere, dan Code Coco. Warna-warni khas teropong kaleidoskop ditampilkan di arloji ini, seperti pink, ungu, biru, hijau, oranye, dan merah yang kesemuanya bernuansa neon. Hasilnya adalah tampilan selayaknya kultur musik elektronik tahun ’90-an. Sementara itu, strap-nya mungkin terlihat biasa, dengan bahan kulit anak sapi motif quilt berwarna hitam. Tapi lihat dulu di baliknya, karena ada lapisan wana pink! Sungguh aksen mengejutkan dari dari jam tangan yang hanya tersedia 55 buah di dunia ini.

 

Hermès Arceau The Three Graces

Image by Fortune Indonesia

 

Ketika seniman Alice Shirley melakukan perjalanan ke Afrika Selatan, dia mendapatkan inspirasi dari keindahan alam dan fauna di sana. Hasilnya adalah silk scarf fenomenal The Three Graces. Kali ini, Hermes melansir jam tangan Arceau yang terinspirasi dari seri scarf tersebut. Bukan Hermes namanya bila tidak menampilkan dial menawan dalam koleksinya, terlihat dari penampang berelemen kayu serta lukisan miniatur jerapah yang berpadu dengan kaca aventurine yang menggambarkan langit malam berbintang.

 

Omega Speedmaster Chronoscope

Image by timeandwatches

 

Sulit untuk melepaskan Omega dari koleksi Speedmaster yang pertama kali muncul di dekade 1940-an ini. Maklum saja, inilah jam tangan pertama yang pernah dipakai di bulan (ya, bulan yang satelit bumi itu). Sekarang, jam tangan chronographs ini hadir dengan seri terbarunya, yaitu Speedmaster Chronoscope. Beberapa keunggulan desain jam tangan ini di antaranya adalah ukuran case sebesar 43 mm, cincin bezel berwarna coklat keramik, tachymeter yang dilapisi PVD bronze gold 18 karat, serta lapisan patina dan opaline.

 

Armin Strom Gravity Equal Force Ultimate Sapphire

image by monochromewatches

 

Pada 2019, Armin Strom memperkenalkan Gravity Equal Force yang langsung mencuri perhatian karena menjadi jam tangan otomatis pertama dunia dengan transmisi bertenaga konstan. Tentu saja hal itu adalah entitas yang penting dalam dunia horologi, karena dapat menambah akurasi ketepatan waktu jam tangan. Kali ini, perusahan arloji Swiss yang pertama berdiri pada 2009 ini meluncurkan Gravity Equal Force Ultimate Sapphire, yang dilengkapi dengan penampang off-center yang menampilkan mekanisme jam tangan. Sementara di pelat belakangnya, terdapat dekorasi indah dengan pola guilloche yang dibuat oleh pembuat jam Finlandia terkenal Kari Voutilainen, teman dekat pendiri Armin Strom.

Share :