December 10, 2021

El Salvador Berencana Membangun Kota Bitcoin Pertama di Dunia.

 

Dalam beberapa tahun belakangan ini, mata uang kripto mengalami peningkatan popularitas tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di pasar internasional. Melihat tren tersebut, El Salvador mengumumkan rencana mereka untuk membangun kota Bitcoin di kaki gunung berapi Conchagua di wilayah tenggara La Union.

Dilansir dari berbagai media internasional, negara yang terletak di daratan Amerika Tengah tersebut dibiayai oleh obligasi cryptocurrency dan akan menjadi kota Bitcoin pertama di dunia.

Pada salah satu wawancaranya, Presiden Republik El Salvador, Nayib Bukele mengatakan bahwa kota futuristik tersebut akan memanfaatkan energi panas bumi untuk mendukung pertambangan Bitcoin. Tak hanya itu saja, sang presiden juga menuturkan bahwa siapapun yang menginvestasikan Bitcoin dalam pembangunan kota tersebut akan mendapatkan keuntungan sesuai yang mereka inginkan.

 

bitcoin-city-el-salvador-2.jpg

Foto dok: Fernando Romero

 

Walaupun sampai saat ini belum ada perkiraan tanggal dimulai proyek tersebut, Bukule memperkirakan bahwa sebagian besar infrastruktur publik akan menelan biaya sekitar 300.000 Bitcoin atau sekitar Rp 218 triliun. Area perumahan, area komersial, layanan, museum, hiburan, bar, restoran, bandara, pelabuhan, kereta api semua akan dikhususkan untuk pembayaran Bitcoin.

Negara ini berencana untuk mengumpulkan sekitar 1 miliar dolar AS melalui “Bitcoin Bond” dalam kemitraan dengan Blockstream, sebuah perusahaan infrastruktur aset digital. Dana yang terkumpul juga akan digunakan untuk membeli bitcoin dan juga untuk menjaga energi dan infrastruktur penambangan bitcoin.

Hal ini juga mendukung rencana Bukele untuk mengubah El Salvador menjadi tax heaven, serta mendukung perdagangan cryptocurrency yang legal. Ia juga berharap dapat meningkatkan perekonomian dengan metode pembayaran tersebut.

Share :